(Kutipan) Alasan eps 1

“Kau mungkin tak memahamiku. Dari dulu aku orang yang sangat tak percaya diri. Aku tak bisa temukan apa kelebihan diriku yang pantas disukai orang. Dulu kau bilang padaku, kau jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku sungguh takut, karena saat kau memahami diriku yang sebenarnya, kau pasti akan kecewa.”

Yueliang -Go Ahead-

Hai… apa kabar semua? lama tak menyapa kalian semua, di kesempatan kali ini aku bawa corner terbaru yang berjudul “Kutipan”.

Kutipan adalah segmen terbaru dari blog aku, konsepnya itu adalah tulisan  dari kutipan-kutipan terbaik yang pernah aku baca dari buku ataupun film-film pilihan yang pernah aku tonton. Nah, di episod pertama ini aku akan mengutip salah satu adegan drama china berjudul Go Ahead. Dan ini dia salah satu scene yang ingin aku share kepada kalian….

=Go Ahead eps 38=

Yueliang mengejar Zhuangbei sembari memanggilnya.

“kakak, kakak…”

Zhuangbei berhenti lalu menyahut panggilan dari yueliang.

“aku tak akan menemuimu lagi jadi tenang saja, lagian aku tak akan mengganggu kamu lagi” Yueliang panik, ia pun merasa bersalah mendengar jawaban dari senior di sekolahnya itu.

“Aku tahu….”

…..aku…”

Yueliang menjeda sebentar ucapanya, sambil ia mencoba mencari kata-kata untuk melanjutkan obrolanya tersebut.

“aku ingin minta maaf padamu..maaf”ucapnya sambil membungkukan badannya meyakinkan zhuangbei bahwa ia tulus meminta maaf kepadanya.

Zhuangbei menatap sendu pada yueliang.

“kamu..kenapa minta maaf padaku?”

“dulu kau nyatakan perasaan padaku, aku tak seharusnya begitu padamu” jawab Yueliang dengan lirih.

Zhuangbei terdiam, sambil menunduk ia pun menjawab.

“itu sudah berlalu, kau hanya tak suka padaku dan  kau juga  punya hak untuk  menolak”

Yueliang menganggukan kepalanya menyadari kesalahanya tersebut.

“benar…aku punya hak menolakmu tetapi aku tidak boleh menolakmu seperti itu. kau menyukaiku, aku seharusnya berterima kasih dan kau sungguh tidak bersalah..aku membuatmu terpukul, dan melukaimu . dulu aku terus berpikir. Kenapa aku begitu menolak, begitu takut kau nyatakan perasaanmu. Aku tak mengerti dan terus berpikir. Tetapi sekarang aku mengerti. Aku tidak membencimu, aku benci diriku sendiri.”

“kenapa?” ungkap zhuangbei memberi pertanyaan

“kau mungkin tak memahamiku. Dari dulu aku orang yang sangat tak percaya diri. Aku tak bisa temukan apa kelebihan diriku yang pantas disukai orang. Dulu kau bilang padaku, kau jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku sungguh takut, karena saat kau memahami diriku yang sebenarnya, kau pasti akan kecewa.”

“Bagaimana mungkin?” Respon zhuangbei terlihat tak percaya dengan ucapan yueliang.

“Mungkin, karena . karena aku sangat  suka menghindar.  Aku takut kecewa. Aku selalu ragu dalam setiap hal. Aku merasa diriku  sungguh tak berguna. Aku sangat sangat takut orang lain kecewa. Sebenarnya aku sangat benci diriku seperti ini”

Yueliang menjeda ucapanya lalu melanjutkannya dengan senyum menyedihkan..

“hmm.. dulu aku pernah berpikir, jika aku adalah pria, aku pasti tidak akan menyukai  perempuan seperti aku ini.

….cinta pada pandangan pertama, sebenarnya menakutkan. Artinya dimata orang ini dia paling berkilau, orang yang sempurna. Tapi aku bukan orang yang memandang hal seperti itu. aku orang yang banyak kekurangan. Setelah dikenal lebih jauh, aku hanya pecundang yang lemah.”

Dengan masih menunduk zhuangbei pun menyambung ucapan yueliang.

“jadi sekarang…kau sudah menerima dirimu sendiri..?”

Lama terdiam, yueliang pun menjawab dengan deheman sambil menantap mata zhuangbei untuk kedua kalinya kembali.

Nah, dari kutipan dialog itu aku mendapatkan pelajaran bahwa tidak semua orang bisa mengungkapkan euphoria perasaanya secara terang terangan. Ada beberapa orang yang hidup dengan rasa kecemasan berlebih akibat kisah kisah masa lalu dirinya yang belum selesai. Tapi aku yakin kok orang yang seperti itu pun pasti kelak akan mendapatkan kebahagiannya. Tak harus selalu dengan merayakan perasaan secara sukacita. Namun meskipun dengan sederhana, rasa itu bisa di olah dengan rasa yang tulus.

To be continue….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s